Showing posts with label material. Show all posts
Showing posts with label material. Show all posts

Tuesday, 8 November 2016

Profil Kusen Aluminium





Aluminium menjadi pilihan masyarakat umum sebagai bahan kuzen, pintu, maupun bahan konstruksi bangunan lainnya. Profil aluminium perlahan-lahan mampu menjadi substitusi bagi profil kayu. Hal ini dikarenakan profil aluminium lebih mudah dipasang, kuat, lebih rapi, tahan lama, dan mudah di-bongkar pasang.

Walaupun begitu masih ada masyarakat lebih cenderung memilih profil kayu sebagai bahan dasar rumah maupun bangunan dikarenakan bahan kayu dianggap lebih klasik dan tradisional. Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri bahwa kebutuhan akan kayu mulai berkurang. Selain keterbatasan kayu, juga masalah illegal logging menjadikan masyarakat mencari pengganti untuk material bangunan mereka.

Profil kusen aluminium dapat dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain :

Tuesday, 1 March 2016

Aksesoris Pintu Dan Jendela Merk Onassis

CV. Tunas Meranti menyediakan hardware untuk pintu dan jendela, merk Onassis. Berikut ini brosur dari hardware pintu dan jendela merk Onassis dan daftar harga terbaru.

Brosur






Wednesday, 13 June 2012

CARA MENCETAK LIST CORNICE / GYPSUM

Baru sempat posting lagi nich..... Maklum lagi banyak proyek, jadi sering keluar untuk mengawasi pekerjaan tukang...
Pada kesempatan ini, saya ingin membuat postingan cara membuat list cornice/gypsum disertai dengan gambar. Mudah-mudahan dapat menambah pengetahuan ke blogger yang membacanya.

Langsung aja kita cekibrot...........

1. Pertama-tama siapkan dulu bahan-bahan untuk membuat list gypsum, yaitu Papan Cetakan, Casting, Roping, Ember berisi air (jika bisa air sumur), Semen Putih, Minyak Goreng (baru), Kuas, Tali, dan sedikit kesabaran :)









2. Selanjutnya campurkan Casting ke dalam ember yang berisi air tersebut (1). Usahakan saat pencampuran, jumlah air dan casting diusahakan seimbang agar hasilnya tidak terlalu cair. Untuk mempercepat keringnya list, tambahkan sedikit semen putih (2). Selanjutnya campuran tersebut diaduk rata (3). Hasil adukan inilah yang akan digunakan untuk mencetak list cornice/gypsum.










Tuesday, 15 May 2012

KARAKTERISTIK MATERIAL UNTUK PLAFON


Plafond atau langit-langit merupakan bidang pembatas antara atap rumah dan ruangan di bawahnya. Ketinggiannya umumnya berkisar antara 2,75 s/d 3,75 m. Fungsinya untuk menjaga kondisi suhu di dalam ruangan akibat sinar matahari yang menyinari atap rumah.
Selain itu, funsi plafond juga untuk melindungi ruangan-ruangan didalam rumah dari rembesan air yang masuk dari atas atap, menetralkan bunyi atau suara yang bising pada atap pada saat hujan, dan dapat membantu menutup dan menyembunyikan benda-benda seperti kabel instalasi listrik, telfon, pipa hawa, dan struktur atap sehingga interior ruangan tampak lebih indah. Namun saat ini, plafond telah mengalami perluasan persepsi akan fungsinya, sehingga desain plafond  dirancang sedemikian rupa sebagai pemberi kesan estetika khususnya pada interior ruangan.
Dalam menentukan kualitas dari plafond sangat dipengaruhi oleh bahan atau material plafond yang dipakai.  Ada beraneka ragam bahan dasar yang dapat diaplikasikan untuk membuat plafond dengan karakteristik dan harga yang tentunya berbeda satu dengan lainnya.Oleh karena itu, dalam pemilihan penggunaan bahan atau material untuk plafond, haruslah selektif dan pandai memilah jenis dan bahan plafond yang akan digunakan sehingga cocok dengan keinginan.

Untuk itu, sebelum memilih bahan atau material plafond yang akan digunakan, ada baiknya kita mengetahui karakteristik dari masing-masing bahan. Berikut ini kami akan memberikan sedikit tips untuk bahan atau material yang saat ini sering dipasang untuk plafond : 


Tripleks

Tripleks merupakan jenis penutup plafond yang sering dipakai. Ukuran tripleks umumnya adalah 122 cm x 244 cm dengan ketebalan 3 mm, 4 mm dan 6 mm. Pemasangan plafond ini dapat dipasang lembaran tanpa dipotong-potong maupun dapat dibagi menjadi empat bagian supaya lebih mudah dalam penataan dan pemasangannya. Rangka plafond dapat menggunakan kasau 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60 cm x 60 cm. Dalam proses pengerjaannya lebih mudah dan dapat dilakukan oleh tukang kayu sehingga tidak kesulitan dalam pengerjaannya. Material tripleks juga mudah didapatkan di pasaran dengan harga yang relatif murah dan bahan yang ringan memudahkan pengguna dalam perbaikan apabila terjadi kerusakan untuk menggantinya. Kelemahan bahan tripleks tidak tahan terhadap api sehingga mudah terbakar dan apabila sering terkena air atau rembesan maka akan mudah rusak.


Eternit atau Asbes

Ukuran eternit umumnya adalah 1.00 m x 1.00 m dan 0.50 m x 1.00 m. Cara pemasangannya sama dengan plafond tripleks. Anda dapat menggunakan kasau 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60 cm x 60 cm untuk rangka plafon. Bahan ini mudah didapat dipasaran dan proses pengerjaan pun mudah. Selain itu,  bahan ini ringan sehingga  memudahkan pengguna untuk dapat mengganti apabila terjadi kerusakan. Hanya bahan dari eternit atau asbes tidak tahan terhadap goncangan dan benturan sehingga pada saat proses pemasangan harus berhati-hati supaya tidak patah atau retak.


Serat atau Fiber

Saat ini, fiber sudah banyak digunakan walaupun belum semua wilayah dijual bahan jenis ini. Dalam aplikasi untuk plafond, sering disebut dengan GRC (Glassfiber Reinforced Cement) Board. Harganya relatif murah dibandingkan dengan tripleks. GRC Board mempunyai ukuran 60 cm x 120 cm dengan ketebalan standar 4 mm. Rangka plafond dapat mengunakan kaso 4/6 atau 5/7 maupun besi hollow 20 mm x 40 mm atau 40 mm x 40 mm. Plafond GRC lebih tahan terhadap api dan air, lebih kuat, ringan dan luwes serta proses pengerjaannya cukup mudah. Hanya, GRC tak tahan benturan sehingga mudah patah atau pecah. Saat ini, juga ada plafond jenis fiber, yaitu Kalsi Board. Ukurannya adalah 1200 mm x 2400 mm dengan ketebalan standart 4 mm. Yang membedakan GRC dengan Kalsi Board pada proses pengeringannya. Jika GRC dan Kalsi Board sama-sama dijemur pada terik matahari  selama 1 hari, maka GRC akan lebih kelihatan melengkung karena menyerap kelembaban dibanding dengan Kalsi Board.


Gypsum Board

Plafond gypsum merupakan salah satu jenis bahan yang disukai masyarakat saat ini untuk menutup langit-langit rumah. Hal ini dikeranakan pada saat terpasang, plafond gypsum cenderung memiliki permukaan yang terlihat seperti tanpa sambungan. Ukuran untuk plafond gypsum adalah 122 cm x 244 cm. Untuk rangka, dapat menggunakan kaso maupun besi hollow 20 mm x 40 mm atau 40 mm x 40 mm. Tetapi, plafond gypsum ini tidak tahan terhadap air sehingga mudah rusak ketika terkena air atau rembesan air. Dan tidak semua tukang dapat memasang plafond dengan bahan ini sehingga diperlukan keahlian khusus.


Akustik Board

Plafond akustik merupakan salah satu solusi untuk meredam kebisingan karena plafond akustik merupakan plafond yang tahan terhadap batas ambang kebisingan tertentu. Biasanya plafond jenis ini cenderung digunakan untuk studio rekaman atau pabrik-pabrik agar suara bising yang dihasilkan tidak sampai mengganggu masyarakat sekitarnya. Ukuran yang tersedia adalah 60 cm x 60 cm dan 60 cm x 120 cm. Plafond akustik dapat dipasang dengan rangka kayu atau bahan metal pabrikan yang sudah jadi. Akan tetapi, plafond akustik termasuk bahan yang jarang ditemui dan harganya yang lebih mahal dibanding dengan bahan lainnya serta untuk pemasangan plafond akustik memerlukan tukang yang ahli dalam mengerjakannya. 

Monday, 7 May 2012

TIPS DESAIN DAN INTERIOR RUMAH MINIMALIS




Rumah merupakan tempat tinggal, tempat melepas lelah setelah beraktivitas seharian, dan tempat berkumpulnya keluarga. Bahkan, rumah juga dipakai untuk usaha atau sebutannya rumah toko (ruko). Maka dari itu, tidaklah mengherankan banyak pemilik rumah yang sengaja membuat desain rumahnya seindah dan senyaman mungkin. Seiring dengan perkembangan desain rumah, model rumah saat ini menjadi lebih bervariatif dan trend model rumah saat ini adalah rumah minimalis.

Rumah minimalis merupakan rumah yang mempunyai ciri khas dengan menonjolkan fasad-fasad dengan berbagai bentuk dan warna, serta memiliki garis-garis geometris tegas dengan garis-garis vertikal atau horizontal yang lebih dominan. Selain itu juga, sekat-sekat pembatas antar ruangan pada model rumah ini sangtlah sedikit sehingga ruangan menjadi lebih luas dan terbuka. Untuk interiornya, lebih didominasi furniture yang simpel, multifungsi, dan unik.

Berikut ini beberapa tips dalam mendesain rumah minimalis :

Untuk pemilihan cat interior ruangan, berilah aksen dengan menggunakan permainan dua warna yang sengaja "ditabrakkan" agar tidak terkesan monoton.




Untuk ornamen interior, gunakan yang berbentuk geometris sederhana tanpa profil sehingga berkesan tidak berlebihan, misalnya batu alam ekspos.

Untuk kuzen pintu dan jendela, gunakan kuzen aluminium karena lebih presisi. Jika lebih menyukai kuzen kayu, pilihlah yang berwarna gelap tanpa profil. Sedangkan untuk penutup jendela, pilihlah yang bertipe roller atau basic blind vertikal ataupun horizontal.



Untuk railing tangga dan teralis, pilihlah yang bermotif sederhana tanpa ornamen yang "berat" seperti bunga-bunga atau suluran.




Untuk lampu penerangan, gunakan model downlight, lampu sembunyi, atau lampu gantung yang berbentuk bulat, kotak, atau prisma.




Pemilihan meja dan kursi dengan model yang simpel dan finishingnya memakai warna yang gelap.
Pemilihan sofa dengan model kotak sederhana tanpa terlalu banyak aksen. Sedangkan bantal sofa sebaiknya dipilih warna yang senada dengan sofa.

Tempat tidur dapat menggunakan dipan lurus (gaya Jepang). Bed cover, sarung bantal, dan sprei dipilih yang bercorak sederhana dan kombinasi warna tanpa motif.



Karpet lantai dipilih warna yang solid tanpa motif.
Upayakan agar dalam pemilihan aksesoris interior lainnya seperti lukisan atau hiasan dinding, lebih dibatasi, agar kesan "penuh" dapat ditiadakan.



Untuk ruangan dapur, bentuk yang ideal adalah satu garis lurus atau segitiga, dengan  mengikuti proses memasak, yaitu mulai dari persiapan, penyimpan, dan memasak.



Agar terkesan nuansa alami dan asri pada rumah minimalis, dapat dibuat sebuah taman kecil dengan kombinasi batu alam ekspos, tanaman kecil, dan kolam aktif.


Thursday, 26 April 2012

CARA MEMOTONG PAPAN GYPSUM

Saat ini, papan gypsum sudah banyak digunakan orang untuk keperluan properti, misalnya plafond atau partisi. Hal tersebut dikarenakan papan gypsum lebih praktis dalam pemasangannya. Tapi, kadang-kadang dalam memasang plafond atau partisi, seringkali didapat ukuran yang kurang atau lebih dari ukuran standart papan gypsum (1,20m x 2,40m). Hal ini tentunya akan mempersulit pemasangan, apalagi jika pengerjaan tersebut dilakukan sendiri tanpa bantuan ahlinya.

Untuk itu, kami akan memberikan beberapa tips dalam hal pemotongan papan gypsum yang simpel dan praktis.
Adapun tips-tipsnya adalah sebagai berikut :

1. Pertama-tama siapkan bahan-bahan yang diperlukan, yaitu papan gypsum yang akan dipotong, cutter, pensil, dan penggaris panjang.

2. Kemudian buat ukuran yang diperlukan dengan menggunkan penggaris dan pensil sebagai penanda bagian yang akan dipotong.

3. Selanjutnya letakkan penggaris pada tempat yang sudah dikasih tanda, lalu dengan menggunakan cutter, potong kertas pada papan gypsum pada satu bagian. (gambar 1.1)

4. Selanjutnya potongan papan gypsum yang sudah di-cutter diletakkan pada tempat yang agak tinggi (gambar 1.2)

5. Lalu tekuklah papan gypsum sesuai dengan tempat yang sudah dipotong ke arah belakang (gambar 1.3). Bisa juga dengan mengangkat papan gypsum pada bagian yang sudah terpotong ke atas.

6. Setelah itu, potong bagisn kertas papan gypsum yang satu lagi. Maka papan gypsum sekarang sudah menjadi terpotong sesuai keinginan (gambar 1.4)

Ilustrasinya :

          

















Tuesday, 24 April 2012